Saturday, 4 March 2017

                                             “Ayah dan ibuku”



Ibu, sungguh ku tak tau dengan apa kubalas budimu itu
Engkau slalu membelaku di setiap kesalahanku
Bahkan dirimu rela tersakiti demi aku ibu
Engkau benar benar malaikat ku di dunia ini
            Ayah ingin ku ucapkan semua tiap detik kebanggaan yang aku punya
            Engaku hanya tau pergi subuh pulang petang
            Engkau tidak peduli tentang kepenatan dunia ini
            Engkau hanya slalu berjuang untuk ku
                        Ayah kini kusadari tentang pahitnya dunia ini
                        Dulu aku pikir engkaulah kejam di dunia ini
Engkau slalu mendidikku dengan keras
Tapi engkau hanya membuatku mampu melawan kekejaman dunia iini
Ayah,ibu trimakasih atas jasamu untuk kami
Buku pun tak sanggap menerima kebaikan dan kebaikanmu
Kini ku paham,
Ayah...
Ibu...
Kini aku akan peergi mencari impianku ayah
Tolong jaga aku di doamu
Ku tahu mmuungkin kalian mashih ragu terhadapku
Tapi ku yakin aku sudah cukup kuat untuk melawan dunia ini
                        Ayah,ibu doakan lah aku di perantaun
                        Namamu akan selalu di  hati ini
                        Wajahmu akan selalu terbayang
                        Di pikiranmu setiap langkahmu
Mematuhi nasehat yang kamu berikan kepadaku
Kini ku jauh dihadapanmu mu ayah
Jangan lah menangis ibu
Kutak akan pergi bila engkau meenangis
Tidak kah engkau paham tentangku , ibu
            Ku tak suka di kwatirkan ku slalu akan baik baik saja
            Ayah, tolong jaga ibu untukku sementara
Ketika aku tidak ada di sisinya Kutak mau ibu sakit
Aku mau ibu bahagia untuk saat ini Dan aku ingin pamit
Ayah ibu...
Tolong jaga diri kalian untukku


karya : irwan pelita pelawi purba
FKIP UHN pematangsiantar

No comments:

Post a Comment

jika memang dunia itu kejam, mengapa tuhan menciptakan manusia yang mempunyai hati yang baik dan bermacam variasi yang di berikan kepada um...